Sejarah UMM
Sejarah
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Universitas
Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, Pada waktu itu,Universitas
Muhammadiyah Malang mempunyai tiga fakultas yaitu : (1) Fakultas Ekonomi (2)
Fakultas Hukum (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jurusan
Pendidikan Agama.Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen
pendidikan dan Kebudayaan,Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966
dengan surat keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tahun
1968,Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru,yaitu Fakultas
Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi’lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial
Universitas Muhammadiyah Jakarta .Dengan demikian,pada saat itu Universitas
Muhammadiyah Malang telah memliki empat fakultas.
Selain itu,FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri
sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama
Fakultas Tarbiyah .
Pada tahun 1970
Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi
Agama Islam negeri (IAIN),dengan surat keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun
1970.Pada tahun ini pula Fakutas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi
Fakultas Ilmu Sosial dengan jurusan Kesejahteraan Sosial.Kemudian pada tahun
1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah
Jakarta) dengan surat keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April
1975 .
Fakultas yang kemudian
ditambahkan adalah Fakultas Tehnik,yaitu pada tahun 1977.Pada tahun 1980 dibuka
pula Fakultas pertanian,kemudian menyusul Fakultas Peternkan.Antara tahun 1983
sampai dengan 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka program Pascasarjana
Program Studi Magister Manajemen dan Manajemen Sosiologi Pedesaan.
Sampai tahun akademik
1994/1995 ini,Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki Sembilan fakultas
dan 25 jurusan/program studi tingkat strata S1 ,dua program studi Strata S2,dan
satu akademi /Strata –D3 Keperawatan.
Pada rentan tiga puluh
tahun perjalanan UMM ini (1964-1994) ,perkembangan yang paling berarti dimulai
pada tahun 1983-an Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang
sangat mengesankan,baik dalam bidang peningkatan status Jurusan,dalam
pembenahan administrasi penambahan sarana,dan fasilitas kampus,maupun
penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan
akademik).Tahun 2009,UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Peternakan
menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium
ilmu-ilmu pertanian
Dalam bidang sarana
fisik dan fasilitas akademik,kini telah tersedia tiga buah kampus yaitu : (1) Kampus
I dijalan Bandung No.1,Kampus II dijalan Bendungan Sutami No.188a,dan Kmapus
III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogomas.Dlaam bidang peningkatan kuantitas
dan kualitas tenaga akademik telah dilakukan : (1) rekruitmen dosen-dosen muda
yang berasal dari pergurusn tinggi terkemuka di pulau jawa,(2) peningkatan
kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3)
didalam maupun diluar negri
Berkat perjuangan yang
tidak mengenal berhenti ini,maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah
menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif.Hal ini sudah diakui pula oleh
Koordinator Kopertis Wilayah VII yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana
Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992 ,mengemukakan bahwa UMM
tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk emnjadi perguruan
tinggi masa depan.
Dengan kondisi yang
terus ditingkatkan,kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi
rendah hati siap meyongsong masa depan,untuk ikut serta dalam tugas bersama
“mencerdaskan kehidupan bangsa” dan “ membangun lam manusia Indonesia
seutuhnya” dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermatabat dan sejajar
dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

0 komentar: